TELKOM

Artikel

Jumat, 19 Desember 2008 17:53:20
Menghadirkan Kemewahan di Pelengkap Busana Pesta
Kategori: Umum (1567 kali dibaca)
Kreasi Ike Hadiani Kasman dalam menata batu-batuan bukan hanya menguntungkan penggemar fashion, lebih dari itu banyak perajin yang bisa direkrutnya. “Paling tidak saya bisa sedikit membantu pemerintah mengurangi tingkat pengangguran kan,” katanya  tersenyum seraya menunjukkan sepasang selop berwarna merah lengkap dengan tas mungilnya yang penuh dengan hiasan batu warna senada.
Untuk menata batu-batuan ini aar kuat melekat, Ike menggunakan semacam benang nilon. Pengerjaannya yang dilakukan terlebih dahulu adalah membuat tasnya. “Setelah tas sudah jadi sesuai desain yang saya berikan, untuk menentukan di mana batu-batu akan diletakkan, diberikan  tanda,”para Ike yang sehari  bisa menyelesaikan satu stel sepatu Begitu juga dengan tas dan sepasang selop masing-masing dikerjakan dalam satu hari.

Bakat dari kecil
Bila awalnya Ike hanya bermain dengan bahan beledru dan taffeta. Semenjak sering pameran ke luar negeri, ia menggunakan bahan baku yang lebih bagus. Keluaran terbarunya kebanyakan berbahan kulit. “Cuma memasang batu di bahan kulit lebih sulit, daripada di kain taffeta dan beledru. Makanya upah memasangnya juga jadi lebih mahal. Karena harus hati-hati.”         
Ike tidak mau ketinggalan dalam menentukan model tas, selop maupun sepatu –sepatunya. Ia selalu menyesuaikan dengan tren masa kini. Untukitu  ibu dua anak ini selalu membeli majalah yang isinya memuat fashion terbaru. Apalagi jika ia sedang pameran di luar negeri, untuk dirinya ia cukup membawa pulang  sejumlah  majalah. Sebab dari majalah itulah ia bisa mengetahui lebih banyak tentang desain.
Produk fashion ini selain dijual di rumah juga melalui beberapa mal yang ada di Bandung. Namun katanya, penjualan yang terlaris ketika ia ke Paris dan Jerman. Pameran baru dua hari yang dijual sudah ludes. Selain di dua negara itu, Ike juga pernah pameran di India China, dan Australia.
Seluruh pengalaman yang didapat oleh isteri Kasman ini adalah buah dari keterempilannya sejak ia masih sekolah. Sejak kecil ibu dari Kiki dan  Ria ini sudah memiliki talenta membuat sulam pita dan berbagai keterampilan lain. Lulus kuliah sebagai sarjana muda tekstil, Ike Hadiani malah senangnya berkutat dengan keterampilan. Banyak kreasi sulam pitanya yang ketika itu ia sendiri bingung mau diapakan. Iseng-iseng Ike mencari perajin tas, untuk memanfaatkan sulam pitanya menjadi tas. Ternyata ada yang cocok dan mau diajak kerja sama.

Agar penampilan bebatuan ini bisa lebih menarik Ike memengkombinasikan sulam pitanya dengan berbagai batu perhiasan dan mote. Ternyata ketika tas-tas itu ia pasarkan, penjualannya meledak. Ike senangnya bukan main. Saking banyaknya peminat, Ike menambah lagi perajinnya. Kalau semula hanya dua,  kini ada 19 orang yang membantu Ike menyelesaikan kerajinannya.  
Ike pun melakukan terus  pengembangan usahanya. Ia selalu memunculkan desain-desain terbaru. “Produk kami selalu limited edition. Namanya saja tas pesta mana ada sih yang mau disamain. ” kata Ike. Walaupun begitu ia bersedia membuat yang sama jika ada yang pesan.
Harga dari produk Ike  tergantung dari bahan yang digunakan. Selop dan sepatu dari taffeta maupun corduray di jual mulai dari harga Rp 150 sampai Rp 175 ribu.  Kalau tasnya Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu.  Selop dan sepatu kulit Rp 200 ribu. Sedangkan tas kulit Rp 400 ribu. Jika beli satu stel, bahan taffeta dan beledru Rp 400 ribu. Kalau yang kulit satu stelnya Rp 600 ribu. “Harga buat pembeli luar lain lagi. Saya naikkan bisa sampai tiga kali lipatnya. Seperti akhir Mei ini ssaya pameran di Belanda dan Spanyol”,ujar Ike. (Naskah: Ria Clara/foto: Nugi)            

PD K`RIA
Jl. Purbamanik C 19 Guruminda
Soekarto Hatta, Bandung
Phone( 022) 7802654
Hp: 0811 218571/70370857

(Feri Aditya)
 
 
Very Good
 
Komentar Terkini (0 komentar)
Belum ada komentar