Artikel
Jumat, 19 Desember 2008 18:01:31
Kilau Emas Di atas Beledru
Kategori: Umum (632 kali dibaca)
Melihat warnanya yang cerah, orang menafsirkan kalau kerajinan berupa sulaman mewah ini hanya digunakan sebagai pelengkap pelaminan atau pada upacara adat lainnya. Ternyata tidak demikian. Sulaman indah air bangis bisa dipakai kapan saja. Penduduk Pasaman Barat menggunakan sulaman ini sebagai hiasan dinding di ruang tamu mereka.
Ada berbagai jenis sulaman yang terdapat di atas kain sulaman indah air bangis. Meski sulaman tangan ini cara menyulamnya masing-masing berbeda, namun namanya sama, yaitu sulaman indah. Hasil sulamannya, ada yang benang emasnya timbul dan ada juga yang hasil sulamannya datar, tetapi metode sulamannya zig-zag, disulam sesuai alur kainnya. Hasil dari sulaman-sulaman ini kemudian masih ditambah lagi dengan hiasan mote piring berwarna emas.
Menurut Zesmita sekretaris Dekranas setempat, dulu warna bahan yang digunakan cenderung merah terang. Kini sudah beralih ke warna-warna lain. Ada kalanya disulam di atas kain hijau, hitam ataupun ungu, namun bahannya tetap beledru dengan berbagai kualitas.
Disebut sulaman indah air bangis, karena pengerjaannya di satu nagari, atau satu desa yang nama daerahnya Air Bangis. Selain orang-orangtua, mulai banyak remaja putri yang tertarik mengerjakan kerajinan ini.
Bicara harga, disesuaikan dengan besarnya sulaman. Sebagai perkiraan, hiasan dinding ukuran sedang harganya berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu. Hiasan satu set pintu dari harga Rp 3 juta sampai Rp 5 juta. “Harganya relatif mahal, sebab selain sulaman tangan, bahan bakunya dibeli dari luar daerah,” jelas Zesmita. (Naskah: Ria Clara. Foto. Nugi)
Dekranas Kabupaten Pasaman Barat
Kabupaten PasamanBarat
Sumatera Barat
Hp: 0813 63413989
(Feri Aditya)
Komentar Terkini (0 komentar)
Belum ada komentar

