TELKOM

Artikel

Kamis, 01 September 2011 09:34:48
Kategori: Cerita Inspiratif (1072 kali dibaca)
Kompas. Dengan tekun ia menyusun rangkaian kayu hingga berbentuk miniatur rumah adat khas Mamasa. Selain memanfaatkan limbah kayu bekas, Bonggamalona juga menggunakan bahan-bahan alami agar rumah adat miniatur buatannya benar-benar menyerupai aslinya.
Kamis, 01 September 2011 07:29:35
Kategori: Cerita Inspiratif (884 kali dibaca)
Pengusaha jati, Santi Mia Sipan, tergerak mengubah dirinya menjadi lebih dari sekadar sejahtera dengan berwirausaha. Pernyataannya tegas tersampaikan di berbagai forum, bahwa menjadi karyawan bisa sejahtera namun tak pernah bisa kaya. Jika ingin kaya maka berwirausahalah. Pernyataan Santi didasarkan pada dorongan dalam dirinya untuk berkontribusi yang terbaik bagi keluarga.
Senin, 30 Mei 2011 09:31:04
Kategori: Cerita Inspiratif (749 kali dibaca)
Kompas. Menurut Sipon, sampai sekarang, perajin batik di Bayat lebih banyak menerima pesanan alias order dari sentra batik di Solo dan Yogyakarta. Makanya, kemudian, Sipon setuju kalau batik khas Bayat memang belum kelihatan menonjol ciri khasnya. Meski, menurutnya, motif seperti gajah birowo, pintu retno, parang liris, babon angrem, dan mukti wirasat adalah ciri khas batik Bayat. "Semuanya warna soga atau kecoklatan," kata ibu tiga anak tersebut.
Kamis, 05 Mei 2011 07:41:16
Kategori: Cerita Inspiratif (722 kali dibaca)
Kisah pembuatan jaket Svectra dimulai sejak pengumpulan data semenjak Agustus 2010 sampai dengan Desember 2010 karena tugas kuliah. Para mahasiswa ini mulai memproduksi jaket unik ini Januari 2010, permintaan pun mulai silih berganti untuk memesan dari mulut ke mulut.
Mereka juga menjual barang-barang karya mereka seperti jaket kertas, tas dan sepeda lewat online, mulut ke mulut, teman-teman dekat. Sampai saat ini sudah terjual dari sabang sampai Manado dan orang-orang yang berkunjung ke toko di Bandung.
Kamis, 05 Mei 2011 07:26:49
Kategori: Cerita Inspiratif (856 kali dibaca)
Purbalingga - Kejelian menangkap bisnis kerap kali membuat orang sukses menjadi wirausahawan. Hal ini lah yang dialami oleh Unardi perajin sandal dari limbah tempurung kelapa asal Purbalingga, Jawa Tengah.
”Kebanyakan pesanan sandal tempurung untuk souvenir. Selain itu juga sejumlah pedagang dari luar kota seperti dari Bali, Jakarta dan Bandung, memesan sandal tempurung dari kami”
Senin, 25 April 2011 07:14:12
Kategori: Cerita Inspiratif (441 kali dibaca)
KOMPAS.com - Bean bag adalah bantal berisi butiran styrofoam untuk bersantai yang dapat mengikuti bentuk tubuh. Produk ini biasanya berharga cukup mahal. Namun, tiga perempuan kreatif: Cheri Anisa Nuraini (Ei), Kiki Zakiyatus Sholilah (Kiki), dan Esti Budiutami (Esti), berhasil menciptakan produk serupa yang inovatif dengan harga terjangkau.
Mereka mengakui, masih banyak orang yang belum mengenal produk bean bag. Justru hal itulah yang membuat mereka bersemangat menjual produk ini. Ketika menemukan produk ini di sebuah butik, Ei misalnya, melihat bahwa harganya mencapai Rp 1 juta. "Mungkin karena pasarnya ekspatriat, harganya jadi mahal. Padahal modalnya tidak sampai sebanyak itu," ucap Ei.
Senin, 04 April 2011 07:39:20
Kategori: Cerita Inspiratif (447 kali dibaca)
KOMPAS.com - Berawal dari kecintaan pada budaya tenun tradisional di Indonesia, lima perempuan menceburkan diri dalam dunia lurik di sekitar Klaten, Jawa Tengah. Namun, dari upaya konservasi tenun tradisional itu, ternyata ada nilai tambah, ada pemberdayaan perempuan. Banyak manfaat diraih.
Langkah itu dimulai pada 3 Agustus 2004, dengan didirikannya Lawe sebagai perhimpunan oleh Adinindyah Feriqo, Ita Natalia, Paramita Iswari, Rina Anita, dan Westiani Agustin. Lurik dipilih karena lokasi produksinya di Klaten, dekat dengan Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Nama lawe berarti "serat alam" atau "benang"...

Senin, 04 April 2011 07:34:09
Kategori: Umum (866 kali dibaca)
KOMPAS.com - Busana batik makin gaya dengan variasi corak dan warna kaya khas Indonesia. Batik kerapkali dijadikan dresscode, selain juga menjadi pilihan pasangan saat akan menghadiri undangan resmi atau penikahan. Meski batik apik dikenakan sebagai busana pesta, namun tak semua corak batik akan terlihat menarik jika dikenakan seragam untuk pasangan. Anda perlu melakukan padu-padan busana batik dengan pasangan.
Perancang muda Barli Asmara memberikan inspirasi berbusana batik untuk pasangan (sarimbit). Barli menampilkan inspirasi ini melalu koleksi Lembayung Kudus Sui, yang diperagakan dalam peragaan busana Pesona Batik Kudus di Jakarta, Rabu (30/3/2011) lalu. Batik Kudus semakin cantik diaplikasikan sebagai busana siap pakai untuk perempuan dan laki-laki. Koleksi busana untuk pasangan ini juga melibatkan perancang Inne S Nurbani. Inne merancang busana batik pria berlengan pendek sebagai padanan busana wanita Sui dari Barli.
Selasa, 29 Maret 2011 10:29:08
Kategori: Cerita Inspiratif (446 kali dibaca)
Tidak mudah memang meninggalkan pekerjaan yang telah digeluti lebih dari 11 tahun, apalagi saat tidak ada pekerjaan baru menanti. Jika biasanya kita memulai hari pagi-pagi benar, mengarungi kemacetan Jakarta, lalu bekerja hingga pukul 18.00 nanti, sekarang kita harus menghabiskan hari-hari berdiam diri di rumah. Bagi banyak orang, mungkin ini dijadikan alasan untuk menurunkan standar dan mencari pekerjaan hanya untuk menyibukkan diri. Ada juga yang justru menikmati kesempatan untuk bermalas-malasan.
Namun, bukan ini yang dialami Novita Yunus. Kini, sejak hampir satu tahun berhenti bekerja, ia telah membuka hampir 20 butik Batik Chic yang tersebar di seluruh ibukota.
Selasa, 29 Maret 2011 10:25:18
Kategori: Cerita Inspiratif (495 kali dibaca)
Tumpukan kain batik Mrico Bolong dengan pelbagai corak motif khas Mojokerto tertata rapi di etalase ruang tamu berukuran 3,5 x 2,5 meter. Etalase itu berada di rumah Ernawati (35), perajin batik Mrico Bolong di Kampung Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Jawa Timur.
Tanggal:
Bulan: